Kamis, 18 Juli 2019 | 22:31 WIB

Menyatunya Dua Insan Berbeda Budaya, Joshua & Merika

foto

Elly Susanto

BANDUNG,- indoartnews.com - Setiap negara mempunyai karakter budaya dan jatidiri bangsa masing-masing, tentunya sebagai hal yang hakiki dalam rangka membentuk kepribadian manusia seutuhnya. 

Agama islam secara universal mengajak umatnya untuk saling memberi kasih dan sayang sesama hambanya walaupun berbeda budaya.

Bertemunya dua sosok insan berbeda budaya, Canada dan Indonesia, menjadikan sesuatu yang sangat istimewa.Tentunya karena kemauan individu Joshua dan Merika yang saling menghargai budaya masing-masing. 

Merika Handiana Mughni mojang sunda yang juga seorang model bertemu Joshua di Pulau Dewata. Dari sinilah kisah asmara mereka bermula. Setelah dua tahun perkenalan keduanya memutuskan untuk menikah. 

Merika menuturkan, Joshua mengerti bahwa di dalam agama Islam tidak ada istilah pacaran. Pada akhirnya Joshua mengutarakan niatnya untuk segera menikahinya.

Akad pernikahan dilaksanakan pada Selasa, (11/6/2019), di Masjid Agung Trans Studio Jl. Gatot Subroto Bandung, dilanjut dengan acara saweran, pecahkan kendi sungkeman serta tradisi adat sunda lainnya dilangsungkan di The 18th Restaurant and Lounge The Trans Luxury Hotel.

Sebelum bertemu Merika, Joshua merasa ada sesuatu yang hilang di jiwanya seusai mengalami kecelakaan. “Ketika saya bertemu dengan Merika, saya langsung jatuh hati dan berharap Merika menjadi belahan jiwa saya", papar Joshua yang seorang Mualaf. 

“Setelah saya resmi menikah dengan Merika, saya merasa sangat bahagia, dan tidak ada kata-kata yang mampu saya ungkapkan. Pastinya saya ingin menghabiskan sisa hidup saya bersama Merika".

Joshua Caleb Shortt merupakan seorang pengusaha sukses dibidang properti, investasi, minyak dan gas. Beberapa kali ke Indonesia, mengaku sangat tersentuh bila mendengar lagu tradisional Sunda terutama mendengar alunan musik kecapi dan angklung. "Saya sangat mencintai adat istiadat dan budaya Sunda. Luar biasa, adat dan tradisi sunda mengutamakan kebersamaan hingga semua keluarga berkumpul. Hal ini yang membuat saya kagum". 

Joshua merasakan kebahagiaan sangat luar biasa, duduk berdampingan dengan wanita pujaan hatinya dalam pernikahan adat Sunda ini telah memberikan pengalaman yang tidak bisa ia lupakan sepanjang hidupnya.

Joshua berharap setelah menikah ingin segera memiliki anak. “Saya sangat menyayangi Merika, ingin selalu bersama untuk membahagiakannya, karena Merika menyempurnakan hidup saya. Dan juga berharap cepat-cepat mendapatkan seorang anak laki-laki", katanya sambil tersenyum bahagia. 

Merika yang kini sudah sah menjadi isteri Joshua, menuturkan, Joshua jatuh cinta dengan Indonesia karena memiliki budaya yang unik dan berbeda dengan negara lain terutama Canada. 

"Setiap Joshua ke Indonesia, saya selalu ajak dia berkeliling mengunjungi sanggar seni kebudayaan Jawa Barat. Diantaranya wayang golek, angklung, tarian klasik, musik kecapi juga ke rumah makan masakan sunda. Cuma dia ga kuat makan sambal", ujar Merika sambil ketawa.

Ditanya mengenai mas kawin atau mahar yang diberikan Joshua, dengan malu-malu Merika mengungkapkan mas kawin yang diberikan Joshua pada dirinya berupa uang tunai Rp 50 juta, emas, berlian, mobil Mercedes Benz, apartemen, dan gelang turun temurun dari Nenek Joshua.

Jodoh memang rahasia Tuhan. Manusia tidak bisa merencanakan akan jatuh cinta dan menikah dengan siapa, kalau sudah memang jodohnya mau seberapapun jauh jaraknya maka akan dipertemukan.**