Rabu, 26 Juni 2019 | 00:56 WIB

Pelukis Muda Aby Andriana Gelar Pameran Tunggal di De Paviljoen Hotel

foto

BANDUNG,- indoartnews.com - Seniman lukis abstrak modernAby Andriana menggelar pameran tunggal di De Paviljoen Hotel Kota Bandung.

Seniman lukis abstrak modern  asal Bandung ini memamerkan lukisan bertajuk Andriana Reborn Solo Exhibition.

General Manager De Paviljoen Hotel Bandung, Aditya, Ketua Keam’s Art Exhibition Indonesia, Herru Prayogo, dan Aby Andriana turut membuka acara tersebut. 

Pameran pun akan digelar 27 April-27 Mei 2019 mulai dari lobby di lantai dasar, tangga koridor menuju lantai 2, hingga di sepanjang lobby lantai 2.

“Sekitar 40 lukisan dipamerkan disini, Black Infinity salahsatu lukisan  yang dipamerkan di sudut ruang de Paviljoen Bandung. " ujar Andrian sapaan akrabnya. 

Andrian menambahkan pameran tunggal tersebut yang pertama, sehingga Andrian mengaku kaget saat dikontak Keam’s Art.

Menurut Andrian, dirinya sempat  vakum usai  eksebisi di Shanghai Tiongkok 2017 lalu dan pameran tersebut membuatnya kembali,  sehingga istilahnya reborn. 

Andrian menuangkan imajinasinya diatas kanvas dengan corak warna abstrak yang khas, yakni  menampilkan konsep abstrak yang soft, gelap dan bright.

Sementara itu General Manager De Paviljoen, Aditya menilai karya Adriana  bisa dikatakan berbeda dengan yang lain.

"Dibandingkan dengan karya Kang Herru  Prayogo menampilkan lukisan yang lebih ekspresif,” tegas Aditya.

Cerah dan colour, tukas Aditya menggambarkan saat Andrian  galau,  lukisan yang gelap menggambarkan suasananya senang.

Aditya didampingi Andrian menjelaskan kebutuhan yang saling terkait, dari sisi hiburan bagi pengunjung dan wisatawan dapat mengapresiasi seniman-seniman Bandung.

Disisi lain kata Aditya banyak seniman kesulitan mengeksplor karya seninya, terutama saat eksebisi solo sehingga saat ini pihaknya dapat memfasilitasi.

Hal yang sama dikatakan Herru Prayogo kurator seni yang juga ketua Keam’s Art Exhibition Indonesia mengaku pernah bareng dengan Andrian saat event di Shanghai Tiongkok 2017 lalu, sehinggan tertarik untuk menampilkan karya-karya Andrian. 

Menurut Herru karya Andrian adalah abstrak grafis, atau abstrak modern dekoratif yang saat ini jarang dijumpai di Indonesia, sehingga saat pembukaan, Andrian Reborn Exhibition yang melakukan kolaborasi seni dengan Mamay Somantri and 4S Jazz Bandung sangat cocok sekali.*