Minggu, 22 September 2019 | 21:28 WIB

Tingkatkan Potensi Daerah, PC HIPAPN Coblong Deklarasikan Wadah Penggemar Ayam Pelung

foto

BANDUNG, indoartnews.com -- Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Peternak dan Penggemar Ayam Pelung Nusantara (HIPAPN) Kecamatan Coblong Kota Bandung, deklarasikan HIPAPN sebagai wadah penghobi dan peternak untuk tingkatkan potensi daerah.

Ketua DPD HIPAPN Kota Bandung, Wisnu menjelaskan, acara dekalarasi tersebut digelar di kantor Kelurahan Sekeloa, Kecamatan Coblong Kota Bandung pada hari Minggu, (28/7/2019).

Acara deklarasi berjalan semakin meriah dengan ditampilkannya pagelaran Seni Tari daerah Jawa Barat. Warga sangat antusias, berbondong-bondong untuk menyaksikan Deklarasi HIPAPN sambil menikmati pagelaran tarian daerah. 

"Alhamdulillah antusias dari warga Kelurahan Sekeloa dan rekan-rekan HIPAPN DPC Coblong ini sangatlah luar biasa, dan baru pertama kali ini sebuah deklarasi ditingkat kelurahan sangatlah meriah untuk ukuran DPC, ini menjadi salah satu pionir kedapannya bahwa DPC HIPAPN Coblong ini harus lebih giat lagi".

"Keangggotan di DPC Coblong terdaftar 30-35 anggota dengan rentan waktu 2 bulan. Ini sangat luar biasa sekali. Semoga ke depan akan terus bertambah. Ini adalah PC ke 5 setelah 4 lainnya terbentuk di Kota Bandung", ungkap Wisnu. 

Wisnu berharap, setiap PC HIPAPN di Kota Bandung bisa meningkatkan lagi kualitas Ayam Pelung untuk masuk ke wilayah Nasional dan Internasional. Ia melihat potensinya sangatlah baik dibanding tahun lalu dan akan menjadi nilai jual yang lebih bagus dan lebih mahal kedepannya.

Sementara, Tirta Gumelar selaku Ketua Kelurahan Sekeloa sangat mengapresiasi deklarasi HIPAPN di Kelurahannya. Dirinya menilai jika acara ini sangatlah positive, selain silaturahmi sesama penggemar ayam pelung didalamnya juga ada kontes yang bukan hanya lokal namun Internasional.

"Kami dari pihak kelurahan sangat mendukung adanya deklarasi HIPAPN di Kelurahan kami, karena selain ajang silaturahmi, disini juga terlihat ada pentas kesenian yang ditampilkan ciri khas sekeloa yaitu Barong. Selain itu juga ini bagian dari menepis stigma masyarakat terkait ayam pelung yang selama ini kebanyakan ayam pelung itu untuk diadu, tapi ternyata ayam pelung di HIPAPN yang dinilai itu adalah suara bobot dan penampilannya", papar Tirta.

Tirta berharap dengan adanya pendirian HIPAPN di Kelurahan Sekeloa, bisa menjadi alat pemersatu dan ke depannya bisa mengharumkan nama daerah dalam kontes-kontes yang akan dipertandingkan ditingkat Daerah, Wilayah, bahkan Nasional.**