Senin, 25 Maret 2019 | 12:51 WIB

Tepangsono Mantan Pegawai Dinas Pariwisata Jawa Barat

foto

Administrator

Para mantan pegawai Dinas Pariwisata Daerah Jawa Barat Berpoto Bersama (3/3).

Catatan H. Eddy Djunaedi

BANDUNG, - indoartnews.com - Kenangan masa muda muncul kembali dalam wujud Tepangsono Mantan Pegawai Dinas Pariwisata Jawa Barat. Wajah-wajah yang dulu masih segar dan belum keriput, saat acara tepangsono pada 3 Maret 2019 di Hotel Homann Bidakara, banyak yang sudah layu. 

Namun masih terlihat kesegaran jiwa saking gembiranya dapat bersua kembali dalam usia antara 65 sampai 83 tahun. "Saya sangat terkesan dengan tepangsono ini. Kami masih tetap menyatu dalam usia sudah uzur. Jalan kaki atau bangkit dari duduk itulah yang sekarang terasa sulit," ucap H. Drs. Nasrulsyah dan NK Supriyadi.

Keriangan masih tetap terpancar saat para mantan pegawai Diparda Jabar itu ngobrol, tertawa dan gerak tubuh yang agak reyod. Semangatnya tidak pernah padam dalam kehidupan di rumah yang diwujudkan pula dalam tepangsono itu.

Para mantan pegawai itu tidak pernah kehilangan semangat hidupnya dan menikmati hari-hari tua bersama anak cucu. Mereka masih memiliki kesan hidup saat berdinas. Sejarah telah membuktikan. Rata-rata sudah lebih dari 15 tahun mereka jarang ketemu dan semua itu tercurahkan dalam tepangsono.

Kebahagiaan, kerinduan, keharuan bercampur dalam acara tepangsono. Para mantan Kepala Diparda Jawa Barat yang saat itu diwakili isterinya masing-masing juga menumbuhkan tali persaudaraan yang tak akan lekang oleh kondisi zaman. Hanya H. Drs. Memet Hamdan Mantan Kepala Diparda Jabar yang hadir saat itu. Pak H. Drs. Anang Sumarna (alm) dalam acara itu diwakili isterinya. Demikian pula pak H. Kosasih dalam acara itu diwakili isterinya. 

"Bapak sehat Bu?" tanya penulis yang juga wartawan Diparda Jabar sebelum jadi dinas sampai memiliki predikat Dinas dengan Perda tahun 1983. Membayangkan ke belakang ke tahun 1976 cikal bakal dimulainya Dinas berkantor di bekas Restoran Denis simpang Braga-Jl. Naripan yang saat ini telah dihuni oleh Bank bjb.

Tampak Kepala Disparbud Jabar (beriketberpoto dengan isteri-isteri mantan Ka Diparda Jabar dan Wartawan tertua sejak Diparda Jabar (3/3).

Saat itu yang bekerja Drs. Anang Sumarna, Drs. Bardjah, Drs. Syarif Piliang, Drs. Nasrulsyah, Drs. Gumelar. Begitu persiapan akan jadi Dinas mereka itu pindah ke Gedung Merdeka Jl. Braga yang Kepala Dinasnya saat itu Kol. Pol. A. Rahim.

Dua tahun kemudian terbitlah Perda yang menetapkan menjadi Dinas Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan ditunjuklah Drs. Anang Sumarna sebagai Kepala Dinasny. Atas perkembangan kepariwisataan di tanah air, mulai pula Pemerintah Pusat membentuk Kantor Wilayah Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi Jawa Barat dan Menteri Parpostel Tirto Sudiro menunjuk Drs. Anang sebagai Kepala Kanwilnya.

Drs. H. Anang Sumarna merupakan tokoh selalu siap melaksanakan tugas. Ia tak pernah mengeluh. Jika keras kepada bawahannya bukan karena rasa tidak suka melainkan ingin tegaknya disiplin supsya menghasilkan karya yang terbaik dan bermanfaat.

Perjalanan hidup Diparda Jabar demikian memiliki kesan mendalam pada setiap individu pegawai. Ini karena setiap individu pegawai benar-benar tertamam disiplin. Mereka tahu, saat itu mesti memacu diri untuk mengembangkan kepariwisataan di Jawa Barat. Karena perkembangan pariwisata memacu setiap individu untuk mampu memberikan andil sehingga terjadinya peningkatan wisata lokal, regional, nasional dan internasional.

Sebab dengan perkembangan sektor pariwisata akan mampu mengangkat perkembangan seni budaya, usaha hotel, restoran, usaha cenderamata dan ekonomi masyarakat khususnya di obyek wisata. Demikian pula mampu meningkatkan pendapatan Daerah. 

Kondisi ini akhirnya dapat dilihat dari berkembangnya industri wisata seperti industri handycraft, hotel, restoran dan industri wisata lainnya akibat perkembangan kunjungan wisata yang terus meningkat Mudah-mudahan Tepangsono ini menjadi cikal bakal tetap terjalinnya silaturahim para pensiunan pegawai Diparda Jabar dan semoga pertemuan berikutnya sebagaimama ditegaskan Panitia Penyelenggara, Drs. Teddy Malik yang disetujui hadirin direncanakan ba'da Lebaran tahun ini. Aammiinn. ***