Rabu, 16 Oktober 2019 | 04:27 WIB

IJTI Gelar Citizen Journalist II Angkat Tema Lingkungan Sungai Citarum

foto

Ken Zanindha

KAB. BANDUNG, indoartnews.com - Dansektor 21 Kol Inf Yusep Sudrajat hadiri kegiatan Citizen Journalist II kepada 500 siswa tingkat SMP wilayah Kabupaten Bandung yang digelar IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia) di Graha Arjasari, Kabupaten Bandung, Sabtu (28/9/19). Dalam kesempatan ini dirinya memaparkan latar belakang permasalahan dan upaya penanganan pencemaran sungai Citarum, serta menyampaikan pentingnya keterlibatan masyarakat khususnya pelajar dalam mendukung dan mengawal guna keberhasilan program citarum harum. 

Dengan mengambil tema 'Dampak Penggunaan dan Etika Dalam Berkomunikasi Melalui Media Sosial Di Kalangan Pelajar Serta Menjaga Lingkungan Di Kawasan Sungai Citarum'. Kegiatan ini sejalan dengan semangat Satgas Citarum dalam melaksanakan percepatan pengendalian pencemaran DAS Citarum. Melalui media sosial, pengguna di kalangan pelajar diharapkan untuk ikut aware (peduli) terhadap lingkungan. Media sosial digunakan sebagai wadah dalam menyebarkan atau publikasi konten positif dan kritik membangun terkait lingkungan.

"Karena kita kerja sebesar apapun kalo tidak disebarluaskan oleh media sosial itu tidak akan terdengar oleh orang, tapi kerja kecil apapun dikerjakan dengan ikhlas dan benar dan disebarkan oleh media yang luar biasa (pesan) akan tersampaikan kepada masyarakat semuanya," ujar Dansektor 21.

Menurut Dansektor 21, kegiatan ini dinilai sangat strategis karena audiens yang terlibat adalah siswa tingkat SMP, masih mudah mencerna dan menangkap apa yang disampaikan terkait budaya lingkungan, masih mudah ditanamkan hal hal yang positif.

"Kalo kita ngomong dengan mahasiswa mungkin banyak sekali penolakan (argumen), karena sudah banyak masukan masukan yang mereka alami. Tapi kalo (tingkat) smp kita berikan hal hal yang positif ini dicerna nya mudah. Dan mudah mudahan ini bisa terbawa seterusnya sampai mereka dewasa nanti," harap Dansektor 21.

Yang terakhir, lanjut Kolonel Yusep, marwah program citarum harum akan terasa jika semua unsur dan elemen yang terlibat masih tetap bekerja, "bekerja dengan baik dan didukung media yang selalu memberitakan ini, kalo tidak diberitakan marwah perpres (no 15 Thn 2018) tidak akan kelihatan bagaimana progres kinerja di lapangannya.

Ketua pelaksana Citizen Journalist II, Aby Aditya mengatakan, panitya menargetkan 400 peserta. "Tapi ini membludak, siswa yang hadir sekitar 500-an. Mereka semua dari tingkat SLTP sederajat yang berada di Kab. Bandung". Sementara, Maman Sudrajat selaku Kabid SMP Kabupaten Bandung mengapresiasi kegiatan yang digelar IJTI. "Apalagi dalam kegiatan ini ada materi pokok yang terkait citarum harum yang disampaikan langsung oleh pakar nya (Dansektor satgas). Dan insa allah nanti tidak hanya sekarang, bisa saja nanti bisa mengundang bapak dansektor ke sekolah untuk mensosialisasikan citarum harum," ungkapnya.

Karena, lanjut Maman, dirinya yakin melalui siswa tingkat SMP ini dapat membantu dan akan cepat tersampaikan program citarum harum. "Dari 7 permasalahan terjadi yang mencemari citarum salahsatu yang lebih dominan adalah sampah, dimana semua orang itu kan berpotensi memproduksi sampah setiap hari," tuturnya.

"Mudah mudahan lewat kegiatan ini, anak anak kami yang hadir ke sini dapat mensosialisasikan kepada teman teman nya, Insya Allah saya akan dukung terus jurnalis dengan kegiatan seperti ini," pungkasnya.**