Senin, 18 November 2019 | 11:01 WIB

Satgas Yonif Raider 300/Bjw Berhasil Damaikan Dua Keluarga Yang Terlibat pertikaian

foto

Administrator

DISTRIK MANNEN PAPUA, indoartnews.com - Prajurit TNI Satgas Pamtas Yonif Raider 300/Bjw Kodam III/Siliwangi, di Pos Wambes dipimpin Letda Czi M. Rahmat berhasil memediasi dan mendamaikan pertikaian dan konflik yang menimpa keluarga Yusuf Psebo Kp. Suskun Pir V, Distrik Mannem, Kab. Keerom, Prov. Papua, Jumat (27/9).

Kejadian bermula saat ada laporan dari salah satu warga desa yang melaporkan perihal keributan di dalam rumah Yusuf Psebo kepada personel Pos Wambes yang sedang melaksanakan kegiatan rutin anjangsana dari rumah ke rumah di desa Suskun yang merupakan desa binaan pos.

Dengan bergegas personel Pos Wambes menuju rumah Yusuf Psebo. Setiba ditempat, keributan keluarga tersebut masih berlangsung. Danpos wambes segera melerai keributan tersebut dan melakukan mediasi kepada kedua belah pihak.

Pertikaian tersebut terjadi diawali dari ucapan Yusuf Psebo terhadap istrinya dan terlontar kata-kata untuk bercerai, sehingga tidak terima dengan ucapan kasar dari suaminya sendiri, istri Yusuf Psebo lalu melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga besarnya.

Tidak berapa lama kemudian keluarga dari pihak istri datang ke rumah Yusuf Psebo. Sambil berteriak dan karena dipengaruhi minuman keras, tiba-tiba adik ipar dari Yusuf Psebo memukul pelipis kiri sampai berdarah. Tidak berhenti sampai disitu, semua barang-barang yang ada di dalam dan di luar rumah pun ikut di rusak.

Langkah yang diambil oleh Danpos saat itu segera berkordinasi dengan Babinkamtibmas Desa Suskun Brigadir Ishak May untuk berkordinasi dan memproses kejadian tersebut karena sudah merupakan tindak pidana. Perdebatan yang dihadiri beberapa pihak saksi tersebut cukup alot, karena dari kedua belah pihak tidak ada satu pun yang mau mengalah.

Dengan berbagai cara saran dan masukan yang diberikan untuk kedua belah pihak akhirnya kata kesepakatan damai tercapai, dengan ditulis disurat perjanjian, beberapa persyaratan harus disepakati oleh kedua belah pihak yang saat itu bertikai diantaranya agar kedua belah pihak tidak mengulangi perbuatannya lagi. Pertikaian diakhiri dengan saling berjabat tangan dan berangkulan, serta tidak lupa semuanya saling mengambil hikmah dari kejadian tadi bahwa manusia tidak ada yang sempurna, pasti semuanya tidak luput dari kesalahan.

Ditempat terpisah, kepala adat Desa Suskun, Kesmil Mesas, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Pamtas Yonif Raider 300/Bjw (Pos Wambes) yang telah turut andil mendamaikan kedua belah pihak yang sedang bermasalah. Terlihat sepele tetapi maknanya cukup besar bagi masyarakat dengan bantuan yang diberikan tersebut. "Keberadaan personel Satgas, Pos Wambes sangat membantu sekali terhadap semua lapisan masyarakat di Desa Suskun karena selalu cepat tanggap dengan semua permasalahan yang ada didesa binaannya itu", ucap Kepala Adat Kesmil Mesas.

Dansatgas Pamtas Yonif 300/Bjw Mayor Inf Ary Sutrisno, S.I.P, melalui Danpos Wambes Letda Czi M. Rahmat mengatakan, "Personil Satgas Yonif Raider 300/Bjw harus cepat tanggap, apapun yang terjadi di wilayah binaannya harus segera dapat diatasi dan tetap dengan prosedur serta berkoordinasi kepada pasukan tetangga atau aparat terkait ".**