Rabu, 16 Oktober 2019 | 04:05 WIB

Kini Saatnya Ditegakkan Hukum bagi Pengusaha Pabrik Bandel

foto

Elly Susanto

BANDUNG, indoartnews.com - Dansektor 21 Kol. Inf. Yusep Sudrajat selaku Satgas Citarum Harum dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Bandung, Asep Kusumah sama-sama berpendapat, kini saatnya ditegakkan tindakan hukum bagi para pengusaha pabrik yang bandel dan suka main kucing-kucingan dalam membuang limbah kotor ke sungai.

Pendapat kedua pejabat itu disampaikan saat acara Sosialisasi Penaatan Hukum dan Perijinan Bidang Lingkungan Hidup, Senin (16/9), di aula Bale Kandaga Komplek Pemda Kab. Bandung km 17 Kec. Soreang. Gelaran tersebut untuk penegakan hukum kepada para pelaku usaha pabrik. 

Dikatakan Dansektor 21 Citarum Harum, Kol Inf Yusep Sudrajat dalam pelaksanaan program Citarum Harum ini yang kini menginjak usia hampir dua tahun masih banyak pengusaha pabrik yang bandel dan main kucing-kucingan dalam membuang limbah kotor ke sungai.

Ia sendiri meyakini banyak pengusaha pabrik sudah memperbaiki IPALnya, sedang memperbaikinya. Namun ternyata masih banyak pula yang bandel, kucing-kucingan dan bahkan membuat saluran pembuang siluman.

Karena itu, kata Dansektor 21, kini saatnya perlu penegakan hukum bagi mereka yang masih bandel, kucing-kucingan dan pelaku usaha yang membuat saluran siluman dalam membuang limbahnya.

"Jika kami menemukan pelaku usaha yang masih bandel dan melanggar parameter yang telah ditetapkan berdasar Keppres No. 15 tahun 2018 akan diproses hukum dan masalahnya kami serahkan kepada instansi penegak hukum Kepolisian," tegas Kol. Inf. Yusep.

Sementara, Asep Kusumah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Bandung menyatakan pula, saatnya para pelanggar program Citarum Harum diproses hukum. Karena pelaksanaan program Citarum Harum berdasarkan Keppres No. 15.

Penegakan hukum ini, kata Asep Kusumah, perlu dilakukan melalui aparat penegak hukum karena ia sendiri masih menyaksikan beberapa pelaku usaha pabrik yang masih bandel, main kucing-kucingan dan membuat saluran siluman.

Ditegaskannya, penegakan hukum perlu dilakukan agar mereka yang bandel ini diproses hukum dan diharapkan mereka memperbaiki IPAL pabriknya dan menjadi jera.

Acara sosialisasi ini juga dihadiri aparat kepolisian dari Polres Soreang dan pejabat lainnya yang ada kaitan dengan upaya penegakan hukum program Citarum Harum.**