Minggu, 22 September 2019 | 21:26 WIB

Subsektor 13 Buka Lokalisir Pembuangan Saluran Limbah PT Benang Warna Indonusa

foto

Ken Zanindha

CIMAHI, indoartnews.com -Subsektor 21-13 Cimahi Selatan melakukan pengecekan ulang pada perusahaan PT Benang Warna Indonusa karena sekitar 2 minggu yang lalu lubang pembuangan limbah perusahaan ini ditutup oleh satgas. Lantaran kedapatan buang limbah kotor pada saat satgas melakukan patroli sungai malam hari.

Setelah melakukan pengecekan secara seksama, mulai dari proses pengolahan limbah hingga outlet pengolahan akhir, satgas sektor 21 memutuskan untuk membuka lokalisir (coran) pada lubang saluran pembuangan pabrik.

"Setelah dilakukan pengecekan ulang, hasil proses perbaikan dari perusahaan dengan kondisi ipal, terpantau ada ikan yang hidup dan air limbah sudah bening. Atas dasar pengamatan dilapangan secara langsung, diputuskan bahwa tutupan coran dibuka kembali," ujar Serda Ahmad, Dansubsektor 21-13, Jumat (2/8/19).

Sementara pihak perusahaan melalui Manager Umum Heny, beralasan bahwa sebenarnya temuan yang hitam pada malam itu adalah air dari drainase. Karena saluran drainase dan limbah digabung menjadi satu.

"Saran dari dansektor untuk membuat dua saluran terpisah satu untuk Ipal dan satu lagi untuk drainase dan kami sudah melakukannya", ujar Heny.

Pihak manajemen PT Benang Warna Indonusa, kata Heny, berkomitmen untuk siap dan mendukung program citarum harum, "dan untuk kedepannya kami dari PT benang warna komitmen selalu menjaga air pembuangan dari Ipal akan selalu bening dan ikan bisa hidup didalamnya," janjinya.**