Senin, 16 Desember 2019 | 08:36 WIB

Dansubsektor 06 Citepus; khusus Akses Jalan Ini Untuk Mengangkut Hasil Pengerukan

foto

Elly Susanto

BANDUNG, indoartnews.com - Satgas Subsektor 21-06 Citepus sudah beberapa hari ini aktif mengeruk sedimentasi sungai Citepus. Awalnya, Satgas kesulitan mengangkut hasil pengerukan itu karena tidak ada akses pengangkutan. Namun kemudian manajemen pabrik PT. Panafil anak perusahaan PT. Panasia memberi akses melalui area pabrik.

Untuk itu, Dansubsektor 06 Citepus, Pelda Edi Purwanto berterima kasih kepada semua pihak khususnya kepada manajemen Panafil dan pemilik alat berat, Iyus yang telah membantu dengan alat pengeruknya.

Khusus akses jalan ini, Pelda Edi menyatakan, adalah satu-satunya untuk mengangkut hasil pengerukan. Sedang yang lainnya jalan kecil dan hanya bisa sampai di RW 08, tepatnya di kampung Sekeandur.

Jalan lainnya juga sulit karena ada yang bisa dilalui namun terbentur adanya mata airnya dan pihaknya bekerjasama dengan Dansubsektor Ciranjeng dan pemilik alat berat, Iyus yang faham mata air itu. 

"Akhirnya, manajemen Panafil memberi akses untuk mengangkutnya melalui area pabrik", ujar Pelda Edy.

Sementara Dinas PU pun merasa heran, Satgas Citarum Harum yang mampu mengeruk sungai itu. Padahal sudah puluhan tahun PU menyediakan anggaran untuk pengerukan itu dan pengangkutannya tapi terbentur akses jalan. Ini, kata Pelda Edi, akibat akses jalan untuk pekerjaan tersebut sudah terhalang oleh rumah-rumah penduduk. Namun demikian Pelda Edi Purwanto berharap pengerukan dan pengangkutan hasil pengerukan berjalan lancar hingga penanganan sungai di wilayahnya terlaksana dengan baik.**