Kamis, 18 Juli 2019 | 22:43 WIB

Coca Cola Meraih Penghargaan HR Asia Best Companies to Work for in Asia 2019

foto

Administrator

BANDUNG,- indoartnews.com - Coca-Cola Amatil Indonesia (Amatil Indonesia) meraih penghargaan “HR Asia Best Companies to Work for in Asia 2019”, sebagai perusahaan minuman terdepan yang menjunjung tinggi keamanan lingkungan kerja dan pengembangan kapabilitas karyawan. Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Bina Standardisasi Kompetensi dan Pelatihan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan RI, Drs. Sukiyo, MMPd dan William Ng, Group Publisher & Editor-in-Chief HR Asia kepada Ibu Lucia Karina, Direktur Public Affairs, Communications & Sustainability Amatil Indonesia sebagai perwakilan perusahaan di Hotel JW Marriot Jakarta pada tanggal 14 Juni 2019.

Penghargaan ini merupakan hasil survei HR Asia Employee Input Survey (EIS) dan HR Asia Workplace and Employee Engagement Survey (WEES) dengan juri independen yang terdiri dari pakar di industri, akademisi, jurnalis, dan perwakilan pemerintah.

Dikatakan Lucia Karina, Direktur Public Affairs, Communications & Sustainability Amatil Indonesia bahwa, penghargaan tersebut merupakan bukti komitmen Amatil Indonesia dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, fleksibel dan inklusif bagi seluruh karyawan, salah satunya dengan menjalankan program Occupational Health & Safety (OHS) berdasarkan Regulasi Coca-Cola Global yang dikenal dengan nama KORE. Melalui program tersebut, Amatil Indonesia telah melatih lebih dari 8.600 karyawan untuk KORE dan 4.600 karyawan untuk safety driving-riding (cara berkendara yang aman) untuk meminimalisasi risiko kecelakaan, cedera atau kejadian yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan.

Amatil Indonesia juga, jelas Lucia, terus menjalankan visinya untuk membawa manfaat positif bagi masyarakat, dengan mengembangkan CCAI Academy yang terdiri dari program pengembangan kapabilitas yang komprehensif untuk memperlengkapi ribuan karyawan dengan pengetahuan dan keterampilan yang tepat bagi pengembangan karir mereka saat ini dan di masa depan. 

Selama ini, CCAI Academy dibangun berlandaskan Safety and Governance (Keamanan dan Tata Kelola) yang membawahi tiga pilar kapabilitas, yaitu: 1) Fungsional dan Teknis – meliputi Occupational Health & Safety, Sales General Trade, Sales Modern Trade, Manufaktur, Logistik, Cold Drink Equipment and Services, Human Resource, Finance, Public Affairs-Communications and Information-Technology; 2) Kepemimpinan – ditujukan bagi supervisor, junior manager, manajerial level menengah dan program kepemimpinan bagi karyawan perempuan; dan 3) Talenta – pilar ini ditujukan untuk mempersiapkan para lulusan pascasarjana dan karyawan yang berperforma tinggi menjadi calon pemimpin masa depan di organisasi Amatil Indonesia.

Melalui berbagai metode pelatihan, lanjut Lucia, termasuk pelatihan di dalam kelas dan online, pada tahun 2018 Amatil Indonesia berhasil mencapai 64.000 hari pelatihan, empat kali lipat jumlah yang dicapai perusahaan pada tahun 2014.

“Di Coca-Cola Amatil Indonesia, kami memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil dapat memberikan hasil terbaik bagi karyawan, pelanggan dan konsumen, lingkungan, komunitas serta para pemegang saham,” jelas Ibu Lucia Karina. 

“Penghargaan ini merupakan hasil upaya kolaborasi tim yang berdedikasi, bersemangat dan pekerja keras dalam menjadikan Amatil Indonesia tempat yang baik untuk bekerja,” sambungnya.

Lebih lanjut Lucia mengungkapkan bahwa komitmen Amatil Indonesia untuk tumbuh bersama Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui kegigihan dalam mengembangkan kapabilitas karyawan, tetapi juga dengan mengintegrasikan tanggung jawab sosial perusahaan dan pilar keberlanjutan di seluruh wilayah operasional. Beberapa kegiatan berkelanjutan yang telah dijalankan antara lain: program Water Stewardship untuk mengembalikan jumlah air yang terpakai dalam proses produksi kembali ke alam dan masyarakat (hingga tahun 2017, jumlah air yang telah dikembalikan mencapai 130%), Coke Kicks, Coca-Cola Forest di Lampung, Bandung, dan Semarang (Amatil Indonesia telah menanam lebih dari 6.200 pohon dan menyumbangkan lebih dari 350.000 pohon pada masyarakat), serta program gerakan bersih lingkungan (termasuk kegiatan Bali Beach Clean Up yang sering mendapatkan penghargaan).**