Rabu, 16 Oktober 2019 | 04:11 WIB

Pangdam III/Siliwangi; Aparat Siapkan Pengamanan Sidang Perselisihan Hasil Pemilu

foto

Administrator

 BANDUNG,- indoartnews.com - Segenap aparat di Jawa Barat telah mempersiapkan diri guna pengamanan sidang perselisihan hasil pemilihan umum 2019 yang digelar pada Jum'at, 14 Juni 2019 di Mahkamah Konstitusi. Karena itu, diharapkan masyarakat Jawa Barat jangan pergi ke Jakarta.

Himbauan dan seruan disampaikan Kapolda Jabar dalam sambutannya yang dibacakan Pangdam III/Slw, Mayjen TNI Tri Soewandono, pada upacara Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Lodaya dan Kesiapan Pengamanan Sidang Perselisihan Hasil Pemilu 2019 di lapangan upacara Mapolda Jabar Kota Bandung, Kamis 13 Juni 2019.

Kapolda menegaskan, pro, kontra dan konflik sosial di masyarakat memerlukan kesiapan pengamanan sidang perselisihan hasil Pemilu 2019.Khususnya untuk Jawa Barat sebagai daerah penyangga ibukota dengan bekerjasama segenap pihak menghimbau dan mengeliminir masyarakat jangan berangkat ke Jakarta agar proses sidang dapat berjalan aman, damai dan tertib.

Bahkan menurut Pangdam, Kapolda Jabar menyatakan keyakinannya, masyarakat Jawa Barat merupakan masyarakat yang religius dan santun sehingga pada saat pesta demokrasi tidak sebuah gelas pun yang pecah. "Semua berjalan aman dan damai sampai dengan diselenggrakan Operasi Ketupat Lodaya 2019.

Dalam upacara tersebut, Pangdam III/Slw menyerahkan penghargaan kepada personel TNI, Polri dan warga masyarakat yang telah berprestasi dalam melaksanakan tugas dan mendukung kamtibmas, khususnya pada pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2019. Menurut Kepala Dinas Penerangan Kodam III/Slw, upacara ini dihadiri 1000 personel TNI AD, AU, AL, Polri dan komponen masyarakat yang berpartisipasi dalam Operasi Ketupat Lodaya 2019.

Kapendam III/Slw juga menyebutkan, tampak hadir Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kapolda Jawa Barat, Danpaskhasau beserta para pejabat militer dan sipil lainnya.**