Minggu, 22 September 2019 | 21:22 WIB

10.000 Tiket Lomba Pocari Sweat Bandung Run 2019 Ludes Dalam Waktu 45 Menit

foto

Elly Susanto

BANDUNG,- indoartnews.com - PT Amerta lndah Otsuka selaku produsen Pocari Sweat kembali akan mengelar ajang lari bergengsi "POCARI SWEAT RUN BANDUNG 2019" bersama dengan pemerintah provinsi Jawa Barat. Ketika dibuka pendaftaran pada tanggal 25 Februari 2019 lalu, antusiasme yang tinggi dari para pelari langsung terlihat dengan habisnya 10.000 tiket lomba lari hanya dalam waktu 45 menit.

Kaus lari para peserta tahun ini juga dapat dibuat personal dengan mencetak nama mereka di kaus, ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan di sebuah ajang lari di Indonesia.

Gubernur Provinsi Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyatakan, dirinya sangat mendukung penuh gelar lari marathon bergengsi yang akan digelar pada bulan Juli mendatang serta memastikan bahwa lomba lari ini disupport oleh seluruh masyarakat Jawa Barat khususnya kota Bandung sehingga nyaman dan aman bagi para pelari dari segala penjuru Indonesia.

Hal itu disampaikannya saat Jumpa Pers Pocari Sweat Run Bandung 2019 di Aula Barat Gedung Sate, Bandung, Kamis (23-5-2019). Salah satu bentuk dukungan yang paling personal tahun ini adalah medali yang didesain langsung oleh Kang Emil, sapaan akrab Gubernur, sehingga menjadi sangat unik.

Ricky Suhendar, selaku Marketing Director PT. Amerta Indah Otsuka, mengatakan, Pocari Sweat sangat bangga dapat menggelar kembali acara akbar Pocari Sweat Run Bandung 2019. lni merupakan tahun ke-3 kami mengadakan lomba lari di Kota Bandung dan sangat berterima kasih atas dukungan yang tidak putus dari pemerintah provinsi Jawa Barat. 

"Acara ini adalah bentuk komitmen kami terhadap masyarakat agar selalu terinspirasi untuk memiliki gaya hidup yang sehat. Kami selalu berupaya yang terbaik agar setiap tahun event ini semakin besar dan melibatkan Iebih banyak orang lagi. Seperti tahun ini kami menembus angka 10.000 pelari", papar Ricky.

Kami, lanjut Ricky, mempersiapkan yang terbaik untuk lomba di bulan Juli nanti dan berharap setiap peserta akan menikmati sebuah lomba yang menyenangkan dari Pocari Sweat”.

Kang Emil memaparkan, kerjasama pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Pocari Sweat sudah terjalin lama dan kuat. Ia merasa senang bisa kembali menjadi tuan rumah bagi ajang olahraga akbar ini dan mudah-mudahan membawa banyak keuntungan bagi masyarakat sekitar. 

"Kita sadari bahwa semakin besar sebuah acara pasti persiapan harus lebih baik. Dan saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk mendukung Pocari Sweat Run Bandung 2019 ini agar di hari lomba nanti kita semua menunjukkan ciri khas kita sebagai masyarakat yang maju dan JabarJuara", ujar Kang Emil. 

Yang berbeda dari Pocari Sweat Run Bandung 2019 tahun ini adalah adanya Pocari Virtual Run, dimana para pelari yang tidak sempat atau kehabisan slot di Bandung tetap bisa berpartisipasi dengan berlari di kota atau area masing-masing di tanggal dan jam yang sama saat Pocari Sweat Run 2019 berlangsung. Antusiasme dengan adanya konsep baru ini terlihat dari partisipasi para pelari mulai dari Sabang hingga Merauke. 

Pocari Sweat konsistensi dengan tema #SAFERUNNING melalui berbagai persiapan, seperti rute yang terstandarisasi, kesiapan tenaga medis serta penyediaan hydration point untuk semua kategori. Penyediaan hydration point merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah perlombaan lari karena hidrasi yang tepat merupakan salah satu kunci untuk performa lebih baik bagi para atlet olahraga. Karena itulah POCARI SWEAT menyediakan hydration point yang tersebar setiap 2,5 km untuk memastikan pelari dapat terhidrasi dengan baik dalam setiap jarak rata rata 15 - 20 menit. 

Pocari Sweat Run Bandung 2019 berhasil menggandeng Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Humas Provinsi Jawa Barat, Bank BJB, Men’s Biore, Toyota, Astralife, GO-LIFE, Alfamart, Reebok, dan Garmin pada perhelatan marathon ini. 

lnformasi lengkap mengenai lomba lari Pocari Sweat Run Bandung 2019 bisa didapatkan di www.pocarisweat.id