Rabu, 16 Oktober 2019 | 04:04 WIB

Aktivis Senior Unpad, Setya Dharma Yakin Sosok Toni Mampu Membawa Unpad Lebih Maju

foto

Elly Susanto

BANDUNG, indoarnews.com - Pemilihan ulang Rektor Unpad 2019-2024 saat ini akan memasuki tahap seleksi pemilihan 6 calon rektor dari 9 bakal calon rektor yang ada. Terlepas dari dinamika yang muncul terkait pelaksanaan pemilihan rektor, salah satu aktivis senior mahasiswa FMIPA 78, Setya Dharma Pelawi angkat bicara menyoroti proses dan kandidat bakal calon rektor.

Hal itu diungkapkannya saat ditemui sedang bersama Mantan Ketua DPRD Jabar Eka Santosa, di salah satu Cafe, Jalan Teuku Umar, Kota Bandung, Kamis (19/9/19). Baginya, dinamika yang terjadi saat ini dalam tubuh Unpad, khususnya terkait pemilihan rektor Unpad 2019-2024, diharapkan menjadi sebuah proses ke arah yang lebih baik bagi Unpad dan semakin maju sebagai perguruan tinggi di Indonesia dan di mata dunia.

Untuk itu, dalam pemilihan Rektor kali ini secara garis besar dirinya berharap yang terbaik siapapun yang akan terpilih. Dirinya juga berharap muncul sosok muda memimpin perguruan tinggi kebanggaan masyarakat Jawa Barat. "Saya mengharapkan yang terbaik, kebetulan saya mengenal saudara Toni, saya melihat ini adalah sosok yang paling tepat, bukan berarti yang lain tidak baik ya, selain itu dia juga sosok muda," ungkapnya.

Dirinya juga berharap hasil seleksi calon rektor, sebagaimana dimaksud dalam pasal 16 ayat (2) huruf C dilakukan dalam rapat Pleno tertutup yang dihadiri anggota sivitas akademi untuk memilih 6 calon rektor. Dapat menilai secara objektif dan menghilangkan sekat sekat, "ya seperti isu isu organik itu kan muncul pada saat pemilihan rektor, yang organik itu apa dan bagaimana, pengertiannya masih banyak dipertanyakan, dihilangkan saja, objektif saja, yang penting itu," tuturnya.

"Jangan nanti yang dibilang organik ini tapi mengandung pestisida," tambahnya. "Saya melihat dalam sosok Toni, menginginkan dan membawa Unpad menjadi lebih baik, dan yang paling penting bersih," pungkasnya.**