Rabu, 16 Oktober 2019 | 04:54 WIB

Rektor Universitas Widyatama Minta Mahasiswa Tak Terprovokasi Hoax

foto

Elly Susanto

BANDUNG, indoartnews.com - Rektor Universitas Widyatama, Prof. Obsatar Sinaga dalam Sidang Senat Terbuka Guru Besar Universitas Widyatama Bandung, Sabtu (7/9) dengan acara pelantikan mahasiswa baru tahun akademik 2019-2020, minta para mahsiswa tidak terprovokasi dengan berita palsu, hoax.

Karena itu, kata Prof. Dr. Obsatar Sinaga yang akrab disapa Prof. Obi, untuk pengarahan bagi mahasiswa baru, Universitas Widyatama mengambil nara sumbernya dari Sandi Negara, BNN dan Interkam Polda Jawa Barat.

Prof. Obi menyatakan prihatin dengan banyak tersebarnya berita-berita hoax yang melanda dunia termasuk di Indonesia sehingga para mahasiswa khususnya mahasiswa baru yang masih kurang pemahaman dan pengetahuannya dalam memaknai perkembangan teknologi digital dewasa ini. 

"Itulah sebabnya, pihak Universitas mengundang para nara sumber yang berkonpeten dalam perkembangan teknologi digital, media sosial," ujar Prof. Obi. Apalagi Indonesia sedang diguncang dengan isu yang menyebabkan Papua bergejolak. 

"Kami sampaikan kepada mahasiswa bahwa isu Papua bukan isu murni konflik masyarakat Papua dengan nos masyarakat Papua. Tetapi itu isu-isu tentang banyak kepentingan yang terlibat di dalamnya dan memanfaatkan isu itu untuk memecah bangsa," tegas Prof. Obi pula.

Itulah sebabnya, katanya, Universitas memberi pemahaman bagi mahasiswa baru tentang upaya menjadi mahasiswa yang tidak mudah terprovokasi tentang isu-isu yang bisa memecah belah bangsa.

Dalam hal ini, ujarnya pula, para nara sumber itu akan mengajarkan upaya menangkis hoax dan cara memainkan media sosial yang baik sehingga para mahasiswa tidak mudah terprovokasi berita hoax.**