Sabtu, 25 Mei 2019 | 20:12 WIB

Peringatan Hari Korban Tabrakan Lalu Lintas Sedunia Di Gelar di CFD

foto

Ken Zanindha

BANDUNG, - indoartnews.com --Acara World Day of Remembrance for Road Traffic Victims digelar Pemerintah Kota Bandung, bersama dengan Bloomberg Philanthropies Initiative for Global Road Safety (BIGRS). Peringatan Hari Korban Tabrakan Lalu Lintas Sedunia diperingati setiap hari Minggu pada pekan ketiga November setiap tahunnya di seluruh dunia dilaksanakan di Car Free Day Dago di jalan Ir.H.Juanda Bandung, Minggu (18/11).

Acara ini dihadiri oleh Kepala Diskominfo Kota Bandung Ahyani Raksanagara, Kanit Laka Satlantas Polrestabes Bandung Iptu Angga Rahardiman, perwakilan Bloomberg Philanthropies Initiative for Global Road Safety (BIGRS), dan para korban kecelakaan lalu-lintas.

“Peringatan Hari Korban Tabrakan Lalu Lintas Sedunia diadakan di kota Bandung untuk memberikan peringatan serta pemahamaan kepada masyarakat kota Bandung dan seluruh pengguna jalan untuk memenuhi kewajiban dan haknya agar selamat di jalan. Keselamatan di jalan merupakan hak semua orang,” kata Ahyani Raksanagara, Kepala Diskominfo Kota Bandung.

Ahyani Raksanagara menambahkan bahwa pemerintah kota Bandung sangat peduli dengan permasalahan yang dialami korban kecelakan lalu lintas. Berbagai upaya juga telah dilakukan pemerintah kota Bandung untuk meminimalisir faktor terjadinya kecelakaan lalu lintas dengan melakukan perbaikan prasarana jalan, serta menegakkan aturan dan disiplin berlalulintas.

Kanit Laka Satlantas Polrestabes Bandung Iptu Angga Rahardiman mengungkapkan, angka kecelakaan lalulintas di kota Bandung saat ini cenderung menurun. Ia berharap adanya sosialisasi diharapkan angka kecelakaan khususnya roda dua menjadi turun, dan yang harus diperhatikan adalah faktor manusia atau pengendara dan kecepatan berkendara.

“Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meminimalisir kecelakaan diantaranya, memastikan kendaraan layak dan kendaraan dicek secara rutin, lalu lengkapi surat-surat kendaraan terutama Surat Izin Mengemudi,” ungkapnya.

Wika salah satu korban kecelakaan yang hadir di acara Hari Korban Tabrakan Lalu Lintas Sedunia atau World Day of Remembrance for Road Traffic Victims mengatakan, dirinya mengalami kecelakan lalu-lintas di Tol Pasirkoja. “Waktu itu mobil taksi online yang saya tumpangi bersama ibu saya mengalami kecelakaan, akibat kejadian tersebut ibu saya dan pengemudi taksi online meninggal dunia. Saat itu ada mobil dari arah yang berlawanan lalu menabrak pembatas jalan dan terguling kearah mobil yang saya tumpangi,” pungkasnya.

Khusus di kota Bandung Hari Peringatan Korban Tabrakan Lalulintas diadakan secara besar-besaran dengan diliput lebih dari 30 media cetak, televisi, radio, maupun online, dalam peringatan ini digelar pula talkshow, situs kampanye keselamatan stopngebut.com, serta deklarasi kampanye Jalan Milik Bersama Bukan Hanya Pengendara.